Literasi jadi bekal Masa Depan, MAN 1Garut bekali Murid baru dengan Program KBC, Duta Baca dan Readathon.
Literasi jadi bekal Masa Depan, MAN 1Garut bekali Murid baru dengan Program KBC, Duta Baca dan Readathon.
Garut –Ekstrakuliler Komunitas Cinta Baca (KCB) & Para Duta Baca MAN 1 Garut gelar Sosialisasi serta Kegiatan Readathon bagi Murid Baru Dalam Upaya menanamkan budaya literasi sejak awal masa belajar di madrasah pada Kamis, 16 Juli 2026 Di Aula MAN 1 Garut.
Kegiatan ini menjadi salah satu strategi madrasah dalam membangun karakter murid agar berliterasi, gemar membaca, berpikir kritis juga bisa beradaptasi dengan berkembangnya Teknologi di Era sekarang.
Pembina KCB, Enir Muniroh, S.Pd menyampaikan tujuan Readathon untuk membangun kebiasaan minat baca serta memperkenalkan KCB sebagai Ekstrakuliler mewadahi Murid yang ingin mengembangkan bakat & minat dibidang literasi.
“ Melalui KCB, Kami ingin menumbuhkan kecintaan terhadap buku sekaligus membangun kebiasaan belajar Positif. Kami ingin Kami berharap murid tumbuh menjadi generasi yang gemar membaca, gemar menulis serta menginspisasi. Di KCB Tidak hanya membaca buku saja tapi ada Kegiatan Belajar Public Speaking, Debat,Karya Literasi Siswa, dan lainnnya“ ujarnya.
Selain KCB, Para Duta Baca MAN 1 Garut menyampaikan program literasi yang dikembangkan di madrasah. Duta Baca ini yang bertujuan mencetak murid sebagai duta sekaligus inspirator literasi di lingkungan madrasah. Program ini memberikan kesempatan kepada murid yang memiliki minat tinggi terhadap dunia literasi untuk menjadi teladan bagi teman-temannya dalam membangun budaya membaca dan menulis.
Duta Baca tidak hanya berperan sebagai ikon literasi, tetapi juga aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan edukatif, mempromosikan perpustakaan, mengajak teman-teman memanfaatkan koleksi bacaan, serta menjadi representasi MAN 1 Garut dalam berbagai kegiatan literasi di tingkat kabupaten maupun Provinsi Jawa Barat.
Salah satu Siswa Zahra Aulia Duta Baca MAN 1 Garut juga menjadi Duta Baca Tingkat Kabupaten menyampaikan materi berjudul “Digital Citizenship: Jadi Siswa Cerdas, Aman, dan Beretika di Dunia Maya”. Dalam penyampaiannya, Zahra mengajak seluruh murid baru untuk menjadi generasi digital yang tidak hanya cakap memanfaatkan teknologi, tetapi juga bertanggung jawab dalam setiap aktivitas di ruang maya. Ia menekankan bahwa setiap unggahan, komentar, maupun interaksi di internet akan meninggalkan jejak digital yang dapat memengaruhi masa depan seseorang.
Program Duta Baca MAN 1 Garut telah berhasil melahirkan muridyang mampu berprestasi dan menjadi pelopor gerakan literasi, sekaligus membawa nama baik madrasah dalam berbagai ajang dan kegiatan literasi.
Setelah kegiatan Sosilasisasi Para Murid Baru Membawa buku masing-masing atau meminjam ke Perpustakaan untuk mengikuti Kegiatan Readathon. Readathon adalah kegiatan membaca Buku secara bersama-sama dalam waktu 15 menit tanpa henti setelah dibaca para murid menuliskan apa yang telah dibaca dalam kertas. Kegiatan ini bertujuan untuk membnngu literasi, melatih konsentrasu, serta meningkatkan minat baca dilingkungan madrasah.
Melalui sosialisasi ini, MAN 1 Garut kembali menegaskan komitmennya sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi jugaa aktif membangun karakter murid melalui penguatan budaya literasi. Literasi dipandang sebagai bekal penting dalam membentuk generasi yang mampu berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
